wisata malang
Paket Wisata Malang & Tour Bromo
 0853 199 66777
 0878 199 66777
 cs.eksotika@gmail.com
 eksotikaindonesia.com

Home Profil Paket Wisata Gallery Foto Client

EKSOTISME CANDI SUKUH KARANGANYAR

Candi Sukuh merupakan salah satu kompleks candi Hindu di Indonesia. Wisata sejarah ini ditetapkan menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO sejak tahun 1995. Bentuk yang kurang lazim dengan penggambaran alat kelamin manusia secara eksplisit dianggap sebagai sesuatu yang kontroversial. Candi memang memiliki sejarah dan ciri khas masing-masing yang menjadi daya tarik tersendiri untuk berkunjung ke situs sejarah tersebut.

Bentuk candi juga mirip seperti piramida di Mesir ataupun suku Maya di Meksiko. Suguhan patung dan relief yang terkesan erotis karena tampilan yang berbeda dai candi lainnya. Jika biasanya candi menghadap timur, Candi Sukuh Karanganyar justru menghadap ke sebelah barat. Udara sejuk, sunyi, dan tenang khas pegunungan akan menyambut kamu ketika memijakkan kaki di pelataran Candi Sukuh.

candi sukuh

Sejarah Candi Sukuh

Candi Sukuh dilaporkan pertama kali pada masa pemerinthan Britania Raya pada tahun 1815 oleh Johnson yang merupakan residen Surakarta. Kala itu, Johnson ditugasi oleh Thomas S. Raffles untuk mengumpulkan data-data sebagai pembasan dari buku The History Of Java. Setelah masa pemerintahan Britania Raya berlalu, seorang arkeolog Belanda yaitu Van der Vlis melakukan sebua penelitian. Hingga akhirnya, pemugaran Candi Sukuh pertama kali dilakukan pada tahun 1928.

Teras Pertama Candi Sukuh

Di teras pertama, kamu akan menemukan sebuah gapura utama. Disini, kamu dapat menemukan relief yang bercerita tentang awal berdirinya candi. Berdasarkan relief, Candi ini dibangun pada tahun 1359 Saka atau 1437 M yang merupakan bangunan bersejarah sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit.

Di sisi sebelahnya, terdapat relief sengkala memet berwujud gajah bersorban yang sedang mengigit ekor ular. Hal tersebut dianggap sebagai simnol bunyi “gapura buta anahut buntut” atau raksasa gapura mengigit ekor. Kemudian Sengkala Memet yang berbunyi “gapura buta aban wong” atau raksasa gapura memangsa manusia. Kedua simbol tersebut ditafsirkan sebagai 1359 Saka.

Teras Kedua Di Candi Sukuh

Sebelum memasuk I teras kedua, kamu akan disambut dengan sebuah gapura yang sudah rusak. Di gapura ini terdapat sebuah candrasangkala yang berbunyi “Gajah pendeta mengigit ekor”. Pelataran di teras kedua luas, di bagian kanan-kirinya dihiasi dengan rerumutan hijau segar yang merupakan semi sakral. Ada juga relief pande besi yang memberi pesan saat seseorang tengah mengalami kesulitan hidup dan ingin menghilangkannya, lakukan upacara penyucian dengan air suci.

Pelataran Ketiga Sebagai Teras Utama Di Candi Sukuh

Disinilah tempat candi utama berada. Sesampainya di teras ketiga, kamu akan menemukan panel-panel berelief disebelah kiri, juga patung-patung di sebelah kanan. Mulai dari relief arca penjaga, lingga, arca tanpa kepala bersayap garuda, dan masih anyak lagi. Sedangkan untuk relief-reliefnya bercerita tentang Ramayana, Bima Suci, Sudamala, dan Garudeya.

Ada juga patung kura-kura berukuran besar yang ada di depan candi utama. Kura-kura merupkan simbol Awatara Wisnu. Selain itu, kamu juga bisa naik ke puncak candi, lho. Pastinya, kamu juga bisa menikmati pemandangan alam yang tak kalah indah. Waktu terbaik untuk datang kesini adalah ketika sore menjelang, tepat ketika senja akan mulai datang.

Panorama indah nan eksotisnya sunset di Candi Sukuh menciptakan atmosfer romantic yang cocok menjadi destinasi wisata honeymoon di Solo.

Lokasi & Akses 

Candi Sukuh berada di lereng Gunung Lawu di ketinggian 1.186 meter dari atas permukaan laut. Tepatnya di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah. Candi Sukuh berjarak 20 km dari pusat Kota Karanganyar.

Untuk menuju lokasi, kamu bisa menggunakan kendaraan beroda 2 maupun roda empat. Pastikan kendaraan kamu dalam keadaan baik-baik saja. Karena akses jalan menuju lokasi cukup curam sambil meliuk-liuk dan naik turun.

Akses menuju ke Candi Sukuh, anda bisa mulai dari Palur, kemudian menuju ke Jalan Lawu dan Karangpandan. Sekitar 500 meter, belok ke arah kiri ke arah Kebun Teh Kemuning. Ikuti jalur sampai menemukan gapura Kawasan Candi Sukuh. Lalu, masuk ke gapura dan ikuti papan petunjuk yang ada.

Destinasi Wisata Sekitar Karang Anyar

1.      Bermain Dengan Sejuknya Air Terjun Jumog

Air terjun Jumg merupakan destinasi wisata alam populer di daerah Karanganyar. Tempat wisata yang wajb dikunjungi ketika berlibur sambil mengeksplor indahnya daerah Tawangmangu. Untuk menuju lokasi, kamu akan diajak untuk menuruni anak tangga hingga kebawah.

Bayangkan saja, kita seperti masuk ke sebuah sumur raksasa dengan menuruni anak tangga. Sesampainya di bawah, kamu akan disambut dengan udara sejuk dari terpaan air terjun yang juga berpadu dengan indahnya pemandangan alam.

Jika biasanya, menikmati pemandangan dari atas ketinggian, di Air Terjun Jumog kamu akan menikmati indahnya pemandangan dari bawah. Airan airnya yang sejuk nan jernih, juga spot-spot menarik jadi daya tarik tersendiri.

2.      Indahnya Pemandangan Perbukitan Kebun Teh Kemuning

Ada yang masih betah dan ingin berlama-lama menikmati udara sejuknya Karanganyar?. Kebun Teh Kemuning jadi pilihannya. Disini, kamu akan disuguhkan dengan panorama perbukitan teh hijau. Spot puncak kebun teh Kemuning jadi tempat yang paling banyak diminati oleh wisatawan.

Untuk menuju ke puncak, kamu juga harus melewati jalan yang meliuk-liuk ke atas. Saat berad diperjalanan, kamu juga akan disuguhkan dengan amparan perbukitan teh yang begitu memanjakan mata. Sekarang, kebun teh ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai spot foto menarik. Setelah membayar tiket masuk, kamu akan mendapatkan satu gelas plastik teh panas juga, lho. Kebun Teh Kemuning menjadi destinasi wisata andalan yang sayang dilewatkan.

3.      Nikmati Panorama Sunset Candi Cetho

Candi Cetho merupakan tempat terbaik untuk menikmati indahnya matahari terbenam dengan spot pendukung yang menarik. Terletak di atas ketinggian di kawasan Kebun Teh Kemuning. Bangunan candi yang terlihat seperti gapura di Bali jadi spot andalan wisatawan. Candi Cetho juga digunakan sebagai tempat wisata oleh umat Hindu. Maka, jangan heran jika kamu akan disambut dengan bau-bau dupa ataupun sesajen. Jadi, kamu juga harus tetap menjaga kebersihan dan kesopanan ketika berkunjung ke Candi Cetho.

Demikian sedikit ulasan mengenai bangunan unik dari eksotisme Candi Sukuh di Karanganyar. Ada yang sudah penasaran?. Yuk kunjungi Candi Suku dan masukkan di list itinerary liburan kamu, ya. Dan jangan lupa buat kunjungi destinasi wisata lainnya buat kamu yang ingin mengeksplore kota Karanganyar.

So, are you interested in vacation to Karanganyar Solo?

Bingung harus cari travel online terbaik dan nggak mau ribet?

Yuk kunjungi Eksotikaindonesia.com yang siap untuk menemani liburan anda dengan ragam paket wisata Solo terbaik. Mulai dari paket wisata keluarga, wisata honeymoon, hingga paket wisata gathering family Trip Solo. Terima kasih untuk sobat yang telah membaca artikel kami dan sampai jumpa di artikel selanjutnya

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© eksotika indonesia