wisata malang
Paket Wisata Malang & Tour Bromo
 0853 199 66777
 0878 199 66777
 cs.eksotika@gmail.com
 eksotikaindonesia.com

Home Profil Paket Wisata Gallery Foto Client

STRATEGI PELAKU BISNIS KULINER DI TENGAH COVID19

Masalah baru bermunculan di tengah merebaknya virus mendunia yang bermula dari Wuhan China. Tak terkecuali bagi pasa pelaku bisnis kuliner di penjuru dunia. Hampir di setiap negara yang terpapar corona virus disease 19 melontarkan himbauan keras bagi warganya untuk tetap tinggal di rumah. Seolah semua tempat umum adalah tempat bersarangnya virus dan wajib dihindari oleh siapapun. Tidak hanya restaurant dan café yang menjadi sasaran petugas untuk dibersihkan dari manusia, bahkan sekolah, rumah ibadah, pertokoan, kantor, taman, destinasi wisata, dan tempat umum lainnya juga menjadi target.

Tak terkecuali Rumah makan dan café di Austraslia yang setiap harinya melayani pembeli selama beberapa jam harus meniadakan layanan makan d tempat.  Maka penurunan omzet adalah hal yang tidak bisa dielakkan. Akan tetapi bagaimanapun pelaku bisnis kuliner harus mampu bertahan hidup di tengah pandemic. Karena kebutuhan pokok manusia salah satunya adalah konsumsi asupan makanan.

Pelaku bisnis kuliner di Australia

Beberapa pengusaha bisang kuliner khas Indonesia yang berkembang di Australia terbiasa dengan pelanggan dine-in. Sekurangnya 80% penjaja makanan nusantara akan duduk santai menikmati hidangan bersama rekan bisnis, teman kantor, atau keluarganya di café atau restoran mereka. Sisanya adalah pelanggan takeaway sebanyak 20%, mereka membeli makanan lalu di bawa pulang.

Pembatasan social dan pembatasan fisik di Australia juga mempengaruhi distrbusi bahan makanan. Terjadi panic buying oleh sebagian orang mampu pada bahan makanan pokok. Hal ini menyebabkan suplai bahan makanan yang umumnya mudah di dapat menjadi sulit. Pasar dan took memerlukan waktu untuk melakukan pengisian stok kembali, sehingga banyak pelaku usaha makanan kesulitan mendapatkan bahan makanan tertentu untuk mereka olah.

Mempertahan Perusahaan vs Karyawan

Kebaikan hati para pebisnis kuliner di Australia, beberapa berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan karyawannya. Karyawan harus tetap bekerja. Jam kerja berkurang tidak apa apa setidaknya masih bisa mencukupi satu kebutuhan dasar. Dengan tetap bekerja di restoran merea bisa tetap membayar biaya sewa tempat tinggal. Karyawan juga diperbolehkan makan di restoran supaya sedikit meringankan beban ekonominya.

Kebaikan para owner restoran untuk tidak merumahkan karyawannya secara penuh merupakan tantangan tersendiri bagi stabilitas keuangan perusahaan. Sehingga memerlukan trik tersendiri untuk tetap meminimalisir biaya operasional tapi meningkatkan produktifitas kerja. Misalnya ada karyawan yang tadinya bekerja sebagai waitress ditawarkan untuk menjadi petugas delivery. Pelayanan antarlah yang diperlukan oleh resto untuk meningkatkan penjualan. Ada juga karyawan yang tadinya berada di front line menjadi bertugas di dapur. Karyawan yang tadinya berada di Floor Staf bertugas menjadi membackup pemasaran online sekaligus menjadi admin orderan

Terobosan Pelaku Bisnis Kuliner 

Makanan rantangan atau makanan kotak menjadi pilihan layanan baru yang ditawarkan beberapa restoran di Australia. Layanan makan ini sangat membantu mengingkatkan penjualan. Di sisi lain dengan jenis menu yang terbatas.

Pelau Bisnis Kuliner Dapat Ide Baru & Tatangan Baru

Adapun beberapa tantangan lain bagi para pebisnis kuliner di Australia selama pandemi belum beranjak dai muka bumi. Selama mendongkrak pelayanan makanan antar mereka harus menjamin kualitas gizi dan kebersihan. Selain itu makanan yang dikirim pun harus dipertahankan kelezatannya. Sehingga trik selanjutnya adalah lokasi pengiriman makanan juga sangat dipertimbangkan.

Selain itu restoran juga menawarkan free delivery untuk menarik daya beli masyarakat. Ada pula diskon bagi pelanggan yang mengambil sendiri makannya di restoran.

Dukungan Komunitas Masyarakat Untuk Bersama Bangkit

Dukungan dari komunitas juga sangat penting. Promosi presence atau promosi secara online diperluaan saat ini, seperti investasi iklan melalui facebook. Disamping itu tetap mnggunakan jenis pemasaran lainnya.

Disadari bahwa kondisi pandemic ini akan cukup lama pulih, maka produk dan layanan restoran harus diberitahukan oleh orang sebanyak-banyaknya.

Dukungan komunitas seperti pelanggan asal Indonesia yang tinggal di Brisbane kemudian rame-rame ingin takeway. Padahal mungkin biasanya mereka dapat memasak makanannya sendiri. Komunitas Indonesia menyambut baik program layanan delivery ini di tengah kondisi yang harus berada di rumah terus. Hal ini tentu mendukung peningkatan dan eksistensi restaurant di Australia.

Upaya Saling Menguntungkan 

Disampaikan oleh seorang agen migran bahwa ia adalah seorang ibu rumah tangga harus bekerja dari rumah. dan tentunya juga harus bisa menjamin ketersediaan makanan untuk anak dan suaminya yang juga stay at home. Karena sudah terlalu bosan makan makanan instan maka ia dan keluarganya memesan nasi padang, nasi bihun goring atau lontong sayur.

Keuntungan lain selain menu yang sangat khas Indonesia adalah jarak. Dari rumah menuju ke restaurant tersebut sekurangnya menempuh lebih dari 30 km. service delivery memberikan kemudahan dan jaminan keamanan ang lebih selama pandemic ini terjadi. Tentunya service terobosan yang diberlakukan oleh restaurant ini akan sangat menguntungkan bagi Jenifer dan teman-temannya.

Dukungan Pemerintah Setempat Pada Pelaku Bisnis Kuliner

Beberapa pelaku bisnis bidang kuliner atau restoran benar-benar memahami apa yang sedang di hadapi oleh pemerintah. Pemerintah tidak punya pilihan lain selain memberlakukan dan tidak hanya menghimbau saja untuk aturan pembatasan social dengan cara menutup layanan makan di restoran. Banyak negra memberlakukan hal ini.

Kegiatan dine-in atau makan di restoran atau café tidak diperbolehkan untuk membendung penyebaran virus. Sebagai warga sekaligus pengusaha yang baik maka tetap menaati peraturan tersebut dengan patuh dan mendukung. Walaupun dampaknya akan sangat terasa bagi bisnisnya.

Beberapa pelaku bisnis kuliner ada juga yang merasa bahwa pemerintah tidak siap. Kurang membuat persiapan prosedur bagi para pengusaha kecil menengah untuk mengakses program-progam stimulus untuk para pebisnis usaha kecil dan menengah. Juga tidak mempersiapkan antisipasi bagi semua kalangan bisnis. Hampir setiap negara kebingungan persoalan persiapan bidang ekonomi ini.

Tips Eksis Bagi Pelaku Bisnis Kuliner 

Seperti yang telah dilakukan oleh beberapa pelaku bisnis kuliner di Australia, himbauan untuk stay at home untuk kegiatan bekerja, sekolah dan beribadah tentu memberikan dampak yang tidak kecil bagi para pebisnis. Pelaku bisnis kuliner juga terkena dampaknya.

Berikut beberapa inovasi yang dapat dilakukan pebisnis kuliner untuk mempertahankan bisnisnya :

  1. Memberikan focus pada online food delivery

Memudahkan pelanggan untuk tetap bisa menimati santapan dari restoran faforit mereka

  1. Memberikan diskon atau bonus bagi pelanggan yang menggunakan transaksi digital

Menghindari transaksi dengan uang cash. Karena uang merupakan salah satu sebab penyebaran virus

  1. Membuat analisis bisnis

Lakukan riset kecil pada perusahaan anda sendiri, misalnya promo, budgeting, pengembangan produk

  1. Belajar ilmu bisnis

Ada banyak webinar atau seminar online yang digelar oleh lembaga pendidikan atau komunitas bisnis yang dapat diikuti

  1. Menunjukkan komitmen pada pelanggan dan menjaga komunikasi secara aktif
  2. Menawarkan promo atau diskon menarik
  3. Menawarkan produk yang berbeda

Kesimpulanya adalah bahwa pelaku bisnis kuliner memiliki banyak peluang untuk terus eksis. Bahkan mendapati ide baru dan peluang di tengah situasi sempit.

Kita semua berharap bahwa pandemik ini tidak akan berlangsung lama lagi. Sehingga tidak hanya pelaku bisnis kuliner saja yang dapat kembali bangkit tapi seluruh sektor pariwisata lain seperti rental mobil, tour agent, destinasi wisata juga segera dapat menata usahanya kembali menapaki masa paska pandemic yang lebih cemerlang. Semoga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© eksotika indonesia