wisata malang
Paket Wisata Malang & Tour Bromo
 0853 199 66777
 0878 199 66777
 cs.eksotika@gmail.com
 eksotikaindonesia.com

Home Profil Paket Wisata Gallery Foto Client

TRANSPORTASI TRADISIONAL TERUS EKSIS & MASIH ASIK

Haloohalooo selamat siang gaes para pembaca Eksotika Indonesia. Masih stay at Home? Masih Working From Home? Tetap Semangat dan stay health ya Sob. Ohyaaa by the way karena instruksi beberapa daerah untuk social distancing beberapa minggu ini maka aktifitas mobilisasi sangat berkurang. Sehingga menyebabkan beberapa sector transportasi modern maupun transportasi tradisional tidak lagi berjalan seperti biasa.

Padahal selama ini masih banyak pelaku usaha di bidang transportasi tradisional di Indonesia yang terus berusaha eksis di tengah perkembangan teknologi transportasi modern. Tidak begitu popular karena disebabkan banyak faktor tetapi di sisi lain menjadi daya tari tersendiri di bidang pariwisata.

Eksistensi transportasi tradisional di beberapa daerah di Indonesia menjadi sebuah potensi tersendiri bagi wisatawan domestic dan mancanegara. Dengan bentuk yang tidak biasa alat transportasi tradisional patut dicoba bagi kalian yang sedang berkunjung ke daerah lain. Naik kendaraan tradisioal khas daerah tertentu bisa dijadikan pengalaman asik dan seru. Disamping itu kalian dapat menikmati suasana kota kunjungan kalian dengan lebih detail dan tidak tergesa-gesa.

Mari kita ulas beberapa alat transportasi tradisional yang hingga saat ini masih eksis dan tetap asik sekaligus unik untuk kita coba.

Becak – Transportasi Tradisional Mendukung Daya Tarik Wisatawan

Alat transportasi local tradisional ini masih ada di beberapa kota budaya seperti Yogyakarta dan Surakarta. Becak adalah salah satu kendaraan darat yag digerakan dengan cara dikayuh oleh seorang supir. Becak sendiri berasal dari kata Hokkian Be Chia yang berarti kereta kuda. Walau saat ini becak yang kita kenal adalah kendaraan semacam kereta kecil yang ditarik oleh manusia karena kemungkinan telah terjadi percampuran budaya dan penyesuaian dari tempat asalnya.

Kereta beroda tiga ini masih dapat kita temukan dengan mudah di pusat-pusat kota Yogyakarta atau Surakarta. Dimana becak ini tidak lagi digunakan secara pokok untuk mengangkut barang sekaligus pedagangnay seperti jaman dahulu. Saat ini becak telah beralih fungsi walaupun tidak semua becak ya, menjadi alat trasportasi wisata. Seperti di Jalan Malioboro, kawasan dekat Kraton  Yogyakarta dan tempat lain dekat dengan penginapan atau hotel yang tersebar ke seluruh pusat Kota hingga pelosok desa.

Becak idelanya hanya dapat dinaiki oleh 2 orang dewasa saja. Untuk tarif atau harga tariknya tidak dapat dipatok. Tarif dari satu tempat ke tempat lain bisa jadi berbeda bergantung dengan jarak dan kelihaian sang calon penumpang melakukan negosiasi hehehee…ohyaa ada beberapa paguyuban penarik becak juga lho di Yogyakarta dan Surakarta.

Selain becak manual di Maluku ada juga lho becak yang tidak manual hahaa. Maksudnya becak montor alias lebih dikenal dengan sebutan Bentor. Persis seperti becak biasa hanya saja supir becak tidak menggunakan tenaganya untuk melajukan kereta becaknya. Karena kendaraan tradisional ini sudah dimodifikasi dengan mesin motor. Sehingga meringankan tugas driver untuk mengantarkan penumpang dari satu tempat menuju ke tempat yang lain. Kalau mimin bilang sih mimin kurang setuju kalau bentor dibilang transportasi darat tradisional, karena sudah tercampur dengan teknologi modern.

Paket Wisata Bersepeda Onthel Asik Juga

Sepeda onthel adalah kendaraan darat perorangan. Fungsinya seperti sepeda-sepeda lainnya. Daya geraknya juga bersumber dari kayungan sang penumpang. Hanya saja sepeda onthel ini bentuknya lebih klasik daripada sepeda-sepeda lain yang terus berkembang dari aspek bentuk dan design.

Ada beberapa tempat wisata atau desa wisata yang menjual paket bersepeda onthel. Paket yang unik biasanya mereka padukan dengan mengunjungi komplek persawahan, atau situs sejarah seperti candi, atau bahkan perpaduan anatara keduanya. Sangat menarik bagi wisatawan mancanegara yang dinegaranya tidak pernah menikmati suasana yang unik seperti di Indonesia.

Andong – Keliling Kota Dengan Transportasi Lokal

Alat transportasi yang satu ini adalah kereta yang ditarik oleh seekor kuda. Kereta dengan roda berjumlah empat dua di bagian depan lebih kecil ukurannya disbanding dua roda lagi dibagian belakang.

Dahulu alat transportasi tradisional andong menjadi transport local utama yang digunakan masyarakat desa atau pinggiran untuk menuju tengah kota. Membawa hasil bumi maupun dagangan menuju pasar besar di kota.

Saat ini jumlah andong di Yogyakarta tidak begitu banyak. Hanya saja lebih pada segmen pasar andong saat ini telah bergeser menjadi transportasi wisata. Sehingga titik-titik pangkalan andong sendiri tergolong bisa dihitung dengan jari. Seperti di area dekat dengan pasar, dan jalan Malioboro.

Menariknya andong yang sudah bertuliskan andong wisata terlihat dari tuisannya artinya telah menjadi alat transportasi tradisional yang siap menerima penumpang mancanegara. Supir andong yang kita ssebut dengan kusir sudah bisa dan terdidik untuk berbicara dalam bahasa Inggris.

Cidomo Transportasi Tradisional Khas Lombok

Hampir mirip dengan andong, alat transportasi tradisional yang bernama Cidomo ini adalah kendaraan khas Lombok Nusa Tenggara Barat. Ditarik oleh satu ekor kuda kecil degan gerobag kecil berada di belakang kuda. Kalau Andong bisa ditarik dua ekor kuda, Kalau Cidomo hanya seekor saja.

Sampai saat ini kendaraan tradisional Cidomo masih dipergunakan sebagai transport darat lokal. Disamping itu Cidomo juga menjadi transportasi darat yang cukup menarik daya beli wisatawan. Hal ini mendukung ragam kebudayaan Lombok sendri sebagai Kawasan Wisata.

Menikmati Kota Gadang Dengan Bendi Kendaraan Lokal

Lain Cidomo lain dengan Bendi. Kereta yang sama-sama ditarik dengan kuda ini adalah alat transportasi lokal dari daerah Bukittinggi, Padang Sumatra Barat. Padang yang popular dan identic dengan jam Gadang saja maka Bendi bisa dijadikan tambahan nilai untuk kalian berwisata keliling menikmati Kota Padang dengan naik kendaraan khas Padang yaitu Bendi.

Idealnya Bendi hanya bisa dinaiki du orang penumpang dan satu orang supir.

Ontang-anting – Kendaraan Khas Kawah Ciwedey

Ontang-anting yaaaa… apa itu hahaa mimin sendiri baru juga denger nama kendaraan ontang-anting. Ternyata trasnportasi lokal ini ada ki kawasan Kawah Putih Ciwedey. Itu lhoo tempat wisata alam yang indah banget dan tiada duanya. Walau kendaraan ini tergolong modern tapi karena bentuknya khas dan unik dan Cuma ada di Kawasan Kawah Putih. Kalau kalian liburan ke Kawah Putih Ciwedey sama Eksotika Indonesia kalian kudu nyobain kendaraan ini, seru banget pastinya.

Bentuk moda transportasi tradisional ontang-anting sendiri persis seperti mobil atau bus microlet. Tapi bentuknya tanpa jendela di kanan kiri. Ada satu kursi di bagian depan jejeran sama supir. Tiga deret kursi panjang di bagian badan sekaligus tiga pintu di sisi sebelah kiri. Terdapat satu buah jendela di belakang mobil.

Bemo – Transportasi Tradisional yang Melegenda

Yang sudah sering ke Jakarta pasti udah nggak asing dengan Bemo yaa… Kendaraan khas ibu kota ini juga tergolong modern karena menggunakan mesin dan bahan bakar bensin/solar. Bemo kendaraan lokal beroda tiga yang idealnya mengangkut penumpang 5-7 orang.

Hingga saat ini masih ada dan lestari lho Bemo beroperasi di Jakarta. Sebagian anak sekolah dan pekerja masih memanfaatkan Bemo untuk menunjang kegiatan mereka sehari-hari.

Dalam kondisi pandemic global ini banyak driver kendaraan tradisonal yang pendapatannya mengecil. Terlebih bagi sodara-sodara yang berada di Jakarta mengingat telah ada instruksi dan keputusan Gubernur DKI Jakarta untuk menghentikan sementara kegiatan mobilisasi. Tidak hanya pengemudi Bemo saja yang terdampak pandemic covid19 ini, tapi ada puluhan pengemudi transportasi tradisional becak yang juga terpaksa menganggur karena sepi penumpang, terlebih mereka biasa mengandalkan wisatawan dari luar Jogja yang berkunjung dan memerlukan jasa Becak atau Andong wisata untuk keliling kota Yogyakarta.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© eksotika indonesia