wisata malang
Paket Wisata Malang & Tour Bromo
 0853 199 66777
 0878 199 66777
 cs.eksotika@gmail.com
 eksotikaindonesia.com

Home Profil Paket Wisata Gallery Foto Client

EKSPLORASI KEKAYAAN INDONESIA DI AMSTERDAM, TROPEMUSEUM

Tropenmuseum, Museum Negara Tropis Di Amsterdam

Tropenmuseum merupakan sebuah museum antropologis yang berlokasi di Amsterdam, Belanda dan  didirikan pada tahun 1864. Salah satu Tropenmuseum museum terbesar di Amsterdam dengan kapasitas delapan eksibisi permanen dan beberapa seri temporer, termasuk karya fotografi modern dan tradisional. Museum ini menyimpan berbagai koleksi tentang budaya negara-negara tropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Frederick van Eeden mendirikan Museum kolonial di Haarlem pada tahun 1864 yang kemudian dipublikasikan pada tahun 1871. Tujuan didirikannya Tropenmuseum adalah salah satunya untuk mempertontonkan kekuatan kepemilikannya di luar negeri.

Dibawah pengaruh para etnolog, Tropenmuseum memfokuskan informasi tentang ekonomi, tata krama dan adat istiadat penduduk. Tahun 1926, museum pindah ke Amsterdam hingga saat ini dengan koleksi dan ruang lingkup yang semakin berkembang.

tropenmuseum amsterdam belanda

Lokasi Tropenmuseum berada di dekat Muiderpoort dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Tepatnya di sebela taman cantik bernama Oosterpark. Gedung museum terlihat seperti castle berwarna cokelat yang sangat megah. Jadi, sobat traveler tak akan sulit untuk menemukannya.

Kemegahan Tropenmuseum Khas Zaman Kolonial

Ketika melangkahkan kaki memasuki museum, sobat pasti akan dibuat takjub dengan bangunan megah khas zaman kolonial. Juga, berbagai ornament mewah seperti marmernya, pilar-pilar dan atap bangunan yang begitu tinggi. Benar-benar menunjukkan betapa terawatnya banguan tua ini.

Seperti halnya bangunan bagian luar ruang museum, ruangan dalam museum tak lepas dari kisah dan cerita menarik ketika kita amati lebih teliti setiap sudut ruangnya. Pada beberapa bagian, terutama di bagaian pilar depan, kamu akan disuguhkan dengan patung-patung kepala yang merupakan gubernur  jenderal Belanda di Indonesia.

Tak hanya itu, disekeliling bangunan kamu juga akan menemukan relirf-relief yang mengisahkan tentang sejarah bangsa Belanda. Ketika mereka berlayar dari negaranya melewati lautan benua hingga akhirnya sampai di Indonesia. Kemudian, disambut oleh panah dan perang terbuka dari para leluhur bangsa kita.

Uniknya, sesimpel kisah fabel “Si Kancil” hewan cerdik yang katanya suka mencuri timun itu juga dapat kamu temukan disini. Terukir lewat relief cantik sebagai penghias pilar-pilar bangunan. Belum lagi ukiran-ukiran fauna yang ada di Indonesia. Relief-reief tersebut seolah menemani benda-benda koleksi yang membuat mata tak pernah bosan untuk memandang.

Menelusuri Ragam Budaya & Kekayaan Indonesia di Tropenmuseum

Sampai di lantai dasar, kamu akan menemukan fasilitas loker untuk menyimpan tas dan jaket. Di sini, pengunjung bebas mengambil potret gambar dan boleh memakai flash. Tropenmuseum terdiri atas 4 lantai. Pada bagian tengah ruangan di lantai dasar sampai lantai 2 didesain terbuka. Sehingga, kita bisa melihat Great Hall di lantai 1 dan mendapat impresi besarnya bangunan ini.

Lantai satu menjadi tempat dimana koleksi Indonesia berada, bersama dengan koleksi lan dari India dan Asia Tenggara. Begitu sampai di ruangan, kamu akan disambut dengan manikin-manekin orang Belanda jaman dulu. Kisah menarik dari masing-masing figure dapat diketahui lewat audio guide. Menariknya tidak semua figure tersebut berdasarkan kehidupan nyata. Namun, beberapa diantaranya merupakan tokoh fiktif dari sebuah karya sastra pemilik Belanda.

Berbelok ke arah kiri, kamu akan dibuat terpukau dengan koleksi Ibu Kartini. Sesosok pahlawan wanita yang begitu berjasa untuk kaum perempuan di Indonesia. Perempuan hebat yang berhasil membuktikan bahwa wanita juga berhak untuk belajar dan menatap dunia. Bukan hanya dipandang sebagai ibu rumah tangga saja.

Kamu dapat menemukan sebuah buku populer berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Sebuah buku mengenai kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini dan kemudian dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul “Door duisternis tot licht”. Penulis ini mengumpulkan surat-surat RA Kartini kepada teman-temannya di Eropa dan berhasil membukukannya. Tentu karya ini merupakan sesuatu hal yang berharga bagi Tropenmuseum dan Indonesia negeri kelahiran R.A .Kartini

Masih didalam ruangan yang sama, disisi kanan ada beberapa lukisan dinding bertema Oost Indie karya seorang pelukis Belanda. Tak disangka, ternyata Bali jadi obyek andalan lukisan pada abad ke 17. Uniknya, gadis Bali di lukisan tersebut dipotretkan bertelanjang dada. Entah memang karena kreativitas si pelukis atau memang seperti itu adanya.

Let’s move on to the next room!

Kamu akan disambut dengan sebuah feature mencolok berupa kepala kerbau dengan tanduknya yang sangat panjang. Konon, kerbau tersebut memang ada di tanah Toraja. Disini, kamu akan dimanjakan dengan betapa kayanya keragaman hayati dari negeri tercinta termasuk ragam flora dan fauna di Indonesia.

Jika dipikir-pikir, tak heran jika VOC sangat terpesona dan betah berlama-lama di Indonesia. Setelah berhasil menemukan rempah-rempah, mereka juga melakukan penelitian untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang kekayaan alam di tanah air. Kemudian, mereka menulskan hasilnya secara sistematis dan menjadi sumber yang signifikan untuk dunia ilmu pengetahuan.

Bukan hanya itu, masih ada satu hal yang menarik di ruangan itu untuk kita perbincangkan. Tepatnya, sebuah kabinet kayu yang tampak memamerkan kitab-kitab kuno. Pada beberapa kitab tertulis sebuah nama spesies tumbuhan dan kayu beserta nama penulisnya. Kitab-kitab tersebut merupakan dekomentasi secara mendetail mengenai suatu spesies tumbuhan.

Awalnya saya sangat senang membayangkan setiap halaman buku dengan tema kuno yang sangat mengemaskan. Ternyata oh ternyata, setelah menemukan keterangan mengenai kabinet tersebut, imajinasi  saya menghilang.  Kitab-kitab kuno tersebut merupakan specimen kayu yang sengaja dibentuk seperti kitab. 10.000 kata keren untuk siapapun yang membuatnya. Fakta unik lainnya, ternyata mereka sudah mulai membuat katalog kayu sejak beberapa abad yang lalu. Wow!

Bagian selanjutnya adalah koleks barang-barang peninggalan jaman sejarah. Mulai dar arca, keris, hingga beberapa perhiasan kuno. Ada juga koleksi antropologi yang berhubungan dengan ragam kebudayaan di Indonesia. Seperti suku Toraja yang memiliki tradisi penguburan unik dan kepercayaan terhadap roh-roh para leluhurnya.

Koleksi Asia Tenggara 

Beralih menuju ke ruangan South East Asia, koleksi dari berbagai negara berkumpul dalam satu ruangan. Sesuai dengan namanya maka ruangan ini sarat nuansa koleksi khas Asia Tenggara. Berlanjut menuju ke ruangan tentang India, kemudian Papua. Disini, Papua (New Guinea) mendapatkan ruangan sendiri dan terpisah dari daerah-daerah Oost Indie.

Di ruangan ini, kamu akan dibuat takjub dengan kebudayaan Papua yang lebih kaya dari yang kita duga. Rumah adat yang unik dan ukiran asmat. Hal menarik lainnya, kamu akan menemukan gerabah seperti gentong dengan ukran bentuk wajah di bagian depan. Gerabah tersebut tersimpan disebuah kotak kaca.

Tampilan kano kayu yang sangat panjang dan berisi beberapa jenis binatang. Rupanya kano ini merupakan salah satu kelengkapan upacara (kira-kira bagaimana ya cara membawa kano panjang ini kemari?) Ada juga patung-patung kayu, tengkorak berhias, hingga pakaian dan musik tradisional.

Menengok Keunikan dan Kekayaan Afrika & Amerika Latin 

Selanjutnya, menengok Keunikan dan Keragaman dari Negara Afrika Dan Amerika Latin. Di ruangan Afrika, sobat akan menemukan ragam motif di Afrika yang mirip dengan Indonesia bagian timur. Anyway, ada missing puzzle juga lho, disini. Untuk berkunjung ke Tropenmuseum, kamu diharuskan membeli tiket seharga EUR 15.00 untuk usia diatas 18 tahun.

Demikian pembahasan mengenai salah satu museum terbesar di Amsterdam, Tropenmuseum yang menyimpan sejuta pesona kekayaan alam dan kebudayaan milik Indonesia. Museum memang merupakan tempat bersejarah untuk sejenak mengapresiasi kemegahan masalalu yang patut untuk kita pelajari. Sejenak berpikir dan belajar mengenai bagian dari masa lalu dan merajut masa depan. Tropenmuseum menjadi salah satu bukti kekayaan dan keindahan bumi pertiwi yang harus kita jaga, hngga sampai anak cucu kita.

Kamu lagi bingung cari travel? Cus Eksotika Indonesia Tour adalah  jawabannya, yuk mampir dan rasakan petualangan  baru bersama Eksotika Indonesia ke Kawah Putih Ciwidey Bandung…. atau mau trip ke Jogja bisa cek paket Wisata Yogyakarta lengkapnya di sini

Terima kasih untuk sobat yang telah membaca artikel kami dan sampai jumpa di artikel selanjutnya..

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© eksotika indonesia