Indonesia dikenal dengan negara yang kaya akan seni budaya dan kekayaan alamnya. Berbicara tentang seni budaya, Indonesia punya Batik yang sudah dikenal di mata dunia. Batik telah ada sejak dahulu kala dan ditetapka oleh UNESCO sebagai warisan dunia asli dari Indonesia. Dalam hal ini adalah batik klasik khas Indonesia. Keren, kan?
Indonesia merupakan sebuah negara dengan keberagaman yang begitu istimewa. Mulai dari keberagaman suku, ras, bahasa, agama hingga adat istiadat berbeda di setiap daerah. Namun, perbedaan tersebut bukan menjadi masalah ataupun penghalang. Kita semua adalah saudara sebangsa dan tanah air tercinta.
Seperti semboyan kita “Bhineka Tunggal Ika” berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Satu kalimat yang benar-benar menggambarkan kesatuan di Indonesia. Uniknya, dari perbedaan tersebut, kita dapat belajar bagaimana sikap menghargai dan mengetahui keunikan dari beragam daerah di Indonesia. Batik merupakan salah satu potensi bangsa Indonesia.
Dikutip dari situs Wikipedia, Batik merupakan seni menggambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu.
Mahakarya khas Indonesia
Awalnya batik klasik dibuat dengan kain putih yeng terbuat dari bahan kapas, tepatnya kain mori. Seiiring berjalannya waktu, proses pembuatan batik dapat pula menggunakan kain katun, nilon, sutera, polyester, rayon, atau bahan sintetis lainnya. Motif batik klasik sendiri dibuat melalui ukiran tangan dari lilin cair dengan alat bernama canting untuk ukuran kecil dan kuas untuk ukuran besar.
Cairan lilin tersebut akan meresap ke dalam serat kain. Setelah kering, kain calon batik klasik khas akan dicelup untuk proses pewarnaan. Umumnya, proses pencelupan akan diawali dengan warna muda, kemudian ke warna tua untuk hasil motif kain yang lebih gelap. Selanjutnya, kain batik dicelupkan ke dalam larutan kimia untuk melarutkan lilinnya.
Setiap motif batik klasik memiliki sejarahnya sendiri. Pada waktu itu, motif batik klasik khas Indonesia mewakilkan status sosialnya. Bahkan, ada beberapa motif batik yang hanya boleh dipakai oleh kalangan bangsawan. Kini, batik dapat dikenakan oleh semua kalangan dengan bermacam pilihan motifnya yang cantik. Batik biasanya dikenakan pada acara-acara formal ataupun semi formal. Siapapun pasti akan tampak sopan dan berwibawa ketika memakai batik.
Dari waktu ke waktu, batik semakin diminati oleh semua kalangan usia. Bahkan, wisatawan asing juga menyukainya. Bahkan, ada juga yang sampai mengoleksi batik, lho. Tapi siapa sangka, Indonesia punya ragam motif batik klasik berbeda di tiap daerah dan punya filosofi masing-masing, lho. Berikut 15 ragam batik klasik dan filosofinya, selamat membaca!
Mega Mendung Gaya Batik Cantik Khas Cirebon
Mega Mendung merupakan salah satu jenis motif batik yang sangat populer. Mega Mendung berasal dari kata Mega berarti langit dan Mendung berarti langit gelap, biasanya hujan akan turun. Batik dari Cirebon ini identik dengn pola awan-awan yang menyimpan makna dan filosofi yang mendalam.