SOLO TRAVELING SEBAGAI ALTERNATIF LIBURAN YANG LEBIH DIMINATI SETELAH PANDEMI

Selamat siang, pagi atau malam bagi para traveler dunia yang sedang membaca artikel ini. Setelah lebih dari sebulan kita berada di rumah, rasa bosan pasti semakin mengusik, bukan? Apalagi untuk kamu yang sebelumnya sudah merencanakan solo traveling di tempat impian, namun harus ditunda karena adanya pandemi Covid-19 saat ini. Rasa kecewa pasti akan muncul, namun demi keamanan diri kita sendiri patut kita harus menaati peaturan sosial distancing dari pemerintah.

Tahan dulu, kondisi pandemi tidak memungkinkan orang untuk bepergian bersama bahkan untuk solo traveling

Meskipun di rumah saja, hal tersebut juga memiliki dampak positif dan bermanfaat. Sebut saja berkumpul dengan keluarga. Semenjak adanya peraturan untuk tetap tinggal di rumah, kita jadi memiliki banyak waktu kebersamaan dengan mereka yang kita sayangi. Selain itu, kita juga dapat melakukan bermacam kegiatan positif seperti; membuat konten youtube, melakukan hobi yang jarang kita lakukan, dan masih banyak lagi.

Melihat situasi, para pelajar juga tampak senang memiliki banyak waktu untuk rebahan atau besantai di rumah. Namun, banyak juga mereka yang merindukan sekolah karena sederet pelajaran online.

Berbicara tentang situasi pandemi, tampaknya hal tersebut juga akan berdampak pada gaya traveling para traveler. Pasalnya, solo traveling akan menjadi alternative liburan yang lebih diminati wisatawan. Traveling tak harus dilakukan bersama pasanan atau kerabat, bukan?

Interaksi dengan diri sendiri selama solo traveling

Melakukan aktivitas traveling sendirian atau solo traveling bisa membantu kamu untuk mengenal lebih dalam tentang diri sendiri. Menyelam lebih jauh untuk menggali potensi dan apapun yang kita rasakan saat itu. Saat bersama teman atau kerabat, pasti kegembiraan itu akan menyebar lewat tawa dan obrolan riang dengan mereka.

Nah, kalau saat solo traveling pasti tak akan ada obrolan di sana. Kamu akan mengajak dirimu berinteraksi mengenai rasa takjub, bahagia, sampai sedih dengan dirimu sendiri. Pastinya, selain itu kamu juga akan mendapatkan  perasaan puas setelah mendapatkan waktu me-time dengan solo traveling. Tak jarang pula banyak solo travelers yang merekam momen seru mereka di youtube, lho.

5 Kebiasaan Traveling Baru Akan Muncul Usai Pandemi

Pandemi virus corona memang memaksa kita yang hobi traveling untuk menahan diri. Namun, beberapa sumber memprediksi bahwa akan ada 5 kebiasaan baru yang akan kita jumpai ketika traveling nanti. Kebiasaan baru tersebut muncul sebagai akibat dari dampak Covid-19 selama ini.

Apalagi, kebutuhan akan traveling terus memuncak. Bahkan terdapat sebuah tagar #WhenWeTravel yang tengah menyeruak di media sosial. Maka dari itu, akan terjadi kemungkinan besar jika masyarakat akan berbondong-bondong kembali traveling.

Dikutip dari salah satu agen perjalanan online yaitu pegipegi mencatat mengenai 5 kebiasaan baru yang akan muncul saat traveling nanti. 5 kebiasaan tersebut akan kita jabarkan di bawah ini:

1.      Proses Check-in Dan Keberangkatan Yang Lebih Panjang

Proses pemeriksaan tiket, boarding pass, KTP/paspor ataupun bagasi diperkirakan akan membutuhkan waktu lebih lama. Tak menutup kemungkinan jika saat pemeriksaan nanti akan ada pemeriksaan suhu tubuh, tes Covid-19, atau bahkan harus menyatakan surat keterangan sehat dari dokter.

2.      Ada Beberapa Barang Baru Yang Akan Mengisi Tas para pelaku solo traveling

Setelan pakaian, hijab, topi, kacamata pasti sudah menjadi list barang yang akan kita bawa saat traveling. Namun, setelah pandemi ini bisa dipekirakan kalau tas kamu akan kedatangan tamu baru. Beberapa barang untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri dimanapun dan kapanpun. Mulai dari hand sanitizer, tisu basah atau kerin, dan juga masker.

3.      Masa Traveling Akan Berlangsung Lama

Setelah pandemi corona usai, dunia pariwisata mungkin tidak akan langsung kembali normal 100%. Sebagai langkah awal, mereka akan menggerakkan moda transportasi seperti kereta, bus, atau pesawat dengan membatasi jumlah seat yang ada. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya penularan virus. Oleh karena itu, masa liburan bisa saja akan lebih panjang dari biasanya.

4.      Fasilitas Asuransi Akan Menjadi Perhatian Wisatawan

Selain teliti memilih destinasi yang akan dikunjungi, kali ini wisatawan juga akan memperhatikan layanan asuransi perjalanan yang biasanya terabaikan. Asuransi perjalanan dapat memberikan perlindungan. Mulai dari keterlambatan penerbangan dan bagasi, pembatalan perjalanan, hingga kejadian tak terduga. Dengan proses klaim, sehingga anda pun akan lebih tenang saat bepergian.

5.      Pariwisata Domestik Akan Lebih Cepat Pulih

Usai pandemi corona usai, dunia pariwisata akan pulih secara bertahap. Destinasi yang boleh dikunjungipun akan terbatas. Jadi, kemungkinan besar destinasi wisata di dalam negeri akan lebih cepat pulih dibandingkan dengan luar negeri. Namun, tak menutup kemungkinan jika ada masyarakat yang akan traveling keluar negeri.

Alih-alih menunggu pandemi usai, kita juga bisa mengisi waktu di rumah untuk merancang perjalanan traveling kita nanti. Tak perlu risau, kita hanya perlu bersabar kawan. Pembatasan moda transportasi juga dapat menjadi alasan pendukung untuk kita melakukan solo traveling ria.

5 Kota Unik Cocok Untuk Solo Traveling

Nah, setelah membahas tentang dampak pandemi pada kegiatan traveling, kita punya beberapa inspirasi negara cantik yang cocok dikunjungi untuk solo traveling ria. Pastinya, setelah corona hilang ya, hehehe.

Kira-kira dimana aja ya, tempat yang akan membuat rasa bosan kamu hilang setelah di rumah aja?

Yuk simak daftar kota berikut:

1. Banjarmasin

Kota seribu sungai ini adalah kota dengan aspek Keamanan Kota tertinggi di Indonesia. Kota besar yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan ini memiliki fasilitas lokal dan failitas yang lengkap untuk para turis.

2. Balikpapan

Ngomong soal Kota dengan Keamanan terbaik se Indonesia ternyata berada di Kalimantan yaaaa. Untuk peringkat keduanya digaet oleh kota Balikpapan dengan poin 70. Jangan ragu untuk main-main ke kota Balikpapan yaaa. Di sana kita juga akan menemukan kota dengan indeks kebersihan tertinggi setelah  kota Palembang.

3. Denpasar

Denpasar mendapatkan poin 68 sebagai kota dengan keamanan kota paling tinggi nomor empat di Indonesia.

Selain aman untuk solo traveling ria kota Denpasar juga dekat dengan destinasi wisata lainnya yaitu Kuta dan Ubud. Di mana kedua kabupaten tersebut adalah tempat yang sudah tak diragukan lagi daftar tempat wisatanya yang populer.

4. Palembang

Palembang adalah kota paling nyaman se Indonesia nomor dua menurut Kementerian Agraria  dan Tata Ruang. Kota Palembang lengkap lho dengan Fasilitas Pejalan Kaki dan aspek Penataan Kota maka kalian nggak akan nyesel bisa solo traveling ria ke sana.

Jangan lupa juga untuk cicipi kuliner yang tak lagi diragukan kenikmatannya yaitu pempek khas Palembang.

5. Semarang

Nggak Cuma terkenal dengan Bandeng dan Lawang Sewu yang serem yaaa. Semarang ternyata adalah kota yang masuk Top Tier City menjadi Most Livable City di Indonesia. Kemanan kotanya tak diragukan lagi untuk kalian yang berencana solo traveling.

6. Yogyakarta

Kota Gudeg yang Berhati Nyaman ini sudah tak bisa lepas dari julukan kota Wisata. Paket lengkap mulai dari kuliner, transport tradisional, destinasi alam, adventure, sejarah, budaya dan masih banyak aspek lagi. Kalian nggak perlu takut-takut untuk solo traveling ke Jogja suatu saat. Cus cek dulu paket wisata Jogja.

Okay, demikian pembahasan artikel mengenai solo traveling sebagai alternatif  wisata saat pandemi telah usai. Semoga bermanfaat dan terimakasih bagi sobat yang telah membaca artikel kami. Dan semoga pandemic corona ini cepat hilang and stay healthy, guys! Sampai jumpa di artikel selanjutnya…

 

 

 
© eksotika indonesia